Katak suriname atau sering juga disebut katak pipa (Pipa pipa) adalah katak yang hidup di sungai-sungai amerika selatan, seperti Kolombia, Brasil, dan Venezuela.
Bentuk
tubuh katak Suriname dapat di bilang cukup tipis. ukuran anak katak
suriname hanya berkisar 2 cm saja. sedangkan ukuran katak suriname
dewasa berkisar antara 10-15 cm. Habitat alamnya adalah hutan subtropis atau tropis dataran rendah lembab, rawa subtropis atau tropis, rawa-rawa, rawa-rawa air tawar, rawa-rawa air tawar dan intermiten.
Warna tubuh katak Suriname adalah kecoklatan berbintil-bintil.
Jika
di lihat sekilas, katak suriname sangat mirip seperti daun-daun kering,
hal itu berfungsi untuk mempermudah katak suriname dalam berburu
mangsa-mangsanya di alam liar.
selain
itu, tubuh yang seperti dedaunan itu pun mempermudah katak suriname
dalam berlindung dari musuh-musuh alaminya, seperti burung, ular dan
predator lainnya.
Katak suriname juga memiliki keunikan lain, yaitu ia tidak
memiliki lidah, sehingga katak suriname mencari makan dengan
mengguanakan kaki depannya yang sensitif.
Ujung jari katak suriname berbentuk bintang, kaki bintang itu juga berfungsi untuk memasukkan makanan ke mulutnya.
katak Suriname yang terkenal karena kebiasaan reproduksi yang luar biasa mereka Berbeda dengan sebagian besar kodok, Saat
kawin, katak suriname betina meletakkan telur-telurnya di perung sang
pejantan, lalu sang pejantan menggerak-gerakkan badannya sehingga telur
yang ada di perut sang betina masuk ke punggung katak suriname betina,
sehingga punggung katak suriname betina terlihat berlubang seperti
sarang lebah.
Jumlah telur yang dapat di tampung dalam punggung katak suriname kurang lebih adalah 100 butir telur.
lalu telur-telur itu akan menetas pada usia 12-20 minggu dan anak-anak katak suriname akan keluar dari punggung induknya.